Selembut Tatapanmu

Merekah indah menawarkan sejuta pesona
Tak terelakkan kau sempurna
Dalam teropong manusia hina

Kelak waktu yang menghantarkanku
Untuk bersimpuh dalam ruang yang ada benakmu
Memilih untuk berani
Walaupun harus membunuh kemaluan

Kelak yang ada didepanmu
Bukan bayangan hitam dari orang lain
Tetapi bayangan biru atas dirimu sendiri
Adalah penyatuan jiwa yang ada
Bukan atas takluk yang merendahkan
Engkau berhak atas diriku
Dan aku berhak atas dirimu

Ketika keindahan hanyalah penutup
Dari ketidak sempurnaan
Biarlah bayangan itu yang menyempurnakan
Adalah sempurna karena bayangan itu adalah penyatuan jiwa

Ketika keburukan memberikan keengganan
Biarlah bayangan itu jua yang menata
Untuk tidak ada lagi keengganan
Aku atas kamu, sesungguhnya jiwa yang berpadu
Dan bayangan itu menjadi penanda
Dari setiap jengkal bayangan yang mengikuti

0 komentar: