Apa yang membuat aku takut?
Mengekspresikan suatu hal yang memang nyata adanya dalam diriku
Apa yang menjadi penolak dalam diriku?
Ketakutan tentang tak tercapainya harapan pasti,
sedangkan harapan bukanlah kepastian
Kenapa isi otakku begitu sempit dan rumit?
Namun aturan sederhana mana yang mampu mengurai rasa?
Kenapa aku harus berpikir siap untuk kalah tanpa mencari jalan kemenangan?
Bukankah kemungkinan terburuk adalah akhir dari perhelatan yang sengit,
tanpa itu takkan ada resiko dan tanpa ada hasil
Jalan yang kulalui ini adalah jalan air, dan air harus terus mengalir
Jalan itu adalah jalan yang tak bermuara dan aku tahu
Jalan itu berarti aku berpikir tidak ada rintangan yang menjadi bendungan
Jalan itu mengisyaratkan impian yang bukan hasil
Jalan itu berarti kemenangan bukan milik siapa-siapa
Jalan itu menempatkan resiko adalah yang seharusnya terjadi
Jalan itu menempatkan aku jauh dari muara (impian)
Jalan itu adalah jalan nista yang memberiku impian semu
Jalan itu saat ini ambigu
Jalan itu membuat aku bertanya kembali
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 komentar:
Post a Comment