Titik Kalbu Sang Ilalang

Ia adalah ilalang yang tumbuh di tengah ilalang-ilalang lain
Sangat takjub, sangat menawan
Satu diantara beribu jenis yang sama
Namun memberikan warna yang beda
Bukan kemilau yang menyilaukan mata
Bukan kemilau yang menenggelamkan rasa
Warna kesejukan dan warna kebersahajaan
Sejuk, karena ia adalah titik kalbu di tengah padang ilalang
Bersahaja, karena ia tetap menjadi ilalang
Berembun ketika pagi hari
Merekah sinar bertengadah matahari di siang hari
Tunduk santun tatkala menyambut senja
Sampai ketika datang sang pemuja dengan tiba-tiba di tengah rimbun ilalang
Melihat titik kalbu berayun
Membisu dalam senyum
Dan sembari berkata:
"Engkaulah puja jelita, menawarkan binar tanpa perlu menunggu"

0 komentar: