Apakah sebenarnya yang menjadi makna sebuah religiusitas manusia? Dengan menelusuri secara simbolik rutinitas keagamaan, benarkah di sana manusia akan menemukan jati diri ke-Tuhanannya? Hal yang simbolik seakan menjadi penanda khas, padahal itu hanya pertemuan semu antara manusia dengan Tuhannya. Jadi apa yang menjadi makna sebenarnya tentang religiusitas manusia? Aku pun bertanya.
Manusia dan dosa? Kebetulan yang sangat dekat, siapa yang berhak menentukan dosa? Tuhankah? Ataukah manusia pun bisa? Seonggok pertanyaan yang sempat membuatku merenung...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 komentar:
woi....slanker...mantep bener si tulisannya. jadi merinding bacanya. aku juga jadi bertanya2 siapa ya yang berhak nentuin dosa? oc deh ungkapin lagi isi hatimu lewat tulisan.....cisk
Post a Comment