Hanya

Hidup hanya sebuah permainan

Siapa yang kalah, hanya menuai resah
Siapa yang menang, tak selalu merasa bahagia

Sayangnya, yang membuat permainan bukanlah kita...

1
Senandung sendu dalam peluh telah menyingkap selimut rinduku
Pada kisah yang menetes seperti embun
Pada malam yang berisi keheningan sekaligus keniscayaaan
Berlalu tanpa lupa menyebut makna

2
Dia datang dengan wujud yang lebih indah, elok dan menawan
Namun, seperti halnya suatu yang takjub, selalu samar dipandang mata
Hadirnya begitu jauh, meski hati berharap untuk dekat

3
Desir waktu yang pelan-pelan terseret oleh angan
Ikut membawaku menangkap rona dalam wajahnya
Sungguh anggun dan sangat ayu, tapi belum sanggup untukku meraihnya
Hanya menatap dan menatap saja
Cukup hangat saat melihatnya tersipu
Akupun tak kuat untuk menahan malu

"Siapakah dia?", tanyaku dalam hati
Datang di saat senja yang mulai berlalu
Dan hadir begitu saja dalam ruang hidupku

4
Aku memanggilnya bidadari
Penanda imajinasi keelokan kaum hawa
Memang tak nyata
Tapi hembusan nafasnya memberiku kehidupan

5
Tentang kekasih dan sepi
Akhirnya bidadari suci menyapaku
Untuk sekali waktu

6
Bidadari suci menjadi misteri
Datang dengan suara resah
Sekejap terbang pergi sekejap hadir lagi

Bidadari suci yang bebas
Tanpa ikatan hati dan rasa
Bersamanya, entah sampai berapa lama?